Tingkatkan SDM Dosen STAINI Mengikuti Pelatihan AI

WhatsApp Image 2024-03-20 at 09.27.31 (1)

Artificial Intelligence (AI) atau kecerdasan buatan sedang jadi trend di Indonesia dan bahkan di seluruh dunia. Tak terkecuali di dunia pendidikan. Termasuk juga di pendidikan tinggi. Menyikapi kondisi tersebut,

MUI Pusat melaksanakan BIMTEK Inovatif “Membangun Kader Ulama Menguasai Teknologi Digital!” di Jakarta pada 10 – 11 Februari 2024

Diikuti para dosen STAINI, BIMTEK ini menghadirkan KH. Dr. Marsudi Suhud (Wakil Ketua Umum MUI) Prof. Dr. Fadhilah Suralaga, M.Psi. Dr. Marjuki, MA, M.Pd

Dr. Amirsyah Tambunan, MA. (Sekjen MUI) mengatakan kegiatan ini bertujuan untuk mengenalkan aplikasi AI atau kecerdasan buatan dalam penelitian kepada para dosen. “Jadi acara ini bertujuan supaya penelitian para dosen menjadi kian berkembang serta lebih berkualitas dan memudahkan juga peneliti untuk mengerjakan penelitiannya,”

Diungkapkannya, pelaksanaan workshop ini masih merupakan tahap awal pembekalan workshop penerapan AI dalam bidang penelitian.

Selama pelatihan, para dosen STAINI diperkenalkan cara kerja AI dalam mendukung analisis data dan menghasilkan hasil yang lebih akurat, menghemat waktu dan usaha dalam proses penelitian. Pemanfaatan Media Sosial, Pemanfaatan Generative AI, Pemanfaatan Capcut Dll

Pelatihan ini juga bertujuan melakukan pengembangan kerangka berpikir yang kuat dan membantu peserta membangun kerangka berpikir yang sistematis dan efektif serta memandu mereka dalam merancang metodologi penelitian yang kokoh.

WhatsApp Image 2024-03-20 at 09.27.31Di samping itu juga, melalui pelatihan ini, dosen peserta akan belajar bagaimana mengaplikasikan alat-alat (tools) kecerdasan buatan untuk mengolah data dan menghasilkan wawasan baru, membuka peluang baru dalam penelitian.

Dalam pelatihan tersebut, narasumber utama Drs. Sutrisno Singotirto, M.Si  memperkenalkan salah satu tool atau aplikasi yang populer dalam AI, yaitu Chat Generative Pre-Trained Transformer atau ChatGPT. Sekadar diketahui, ChatGPT adalah artificial intelligence berbasis teks yang dirilis oleh OpenAI pada November 2022.

Kemunculan AI dengan berbagai macam aplikasinya mengalami perkembangan yang masif.Kehadirannya makin berdampak pada banyak aspek kehidupan manusia tidak terkecuali dalam pendidikan. Kecerdasan buatan bahkan mulai mengambil peran dalam kegiatan pembelajaran di sekolah maupun perguruan tinggi.

Dosen PBA STAINI Mengikuti Daurah King Salman Global Academy for Arabic Language

WhatsApp Image 2024-02-29 at 00.55.12

kegiatan ini dilaksankan di ruang Teater Mahmud Yunus Lt. 3 Gedung FITK UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Senin, 22 januari 2024
Program ini merupakan salah satu kegiatan internasional yang mendapat perhatian besar, dimana fokus untuk memberikan dukungan pada penyebarluasan bahasa Arab di negara-negara dengan kepadatan penduduk tinggi termasuk Indonesia, memberikan perhatian terhadap bahasa tersebut serta para pembelajarnya.

WhatsApp Image 2024-02-29 at 00.55.12Kegiatan Bulan Bahasa Arab di Indonesia tahun 2024 ini terselenggara atas inisiasi dari King Salman Global Academy for Arabic Language (KSGALL/مجمع الملك سلمان العالمي للغة العربية) bekerjasama dengan IMLA Indonesia, UIN Syarif Hidayatullah Jakarta. Sekretaris Jenderal KSGAAL, Prof. Dr. Abdullah bin Sholeh al-Wasimy, menyatakan bahwa Indonesia adalah salah satu dari negara-negara besar yang membutuhkan dukungan untuk pengembangan pembelajaran bahasa Arab, menghadapi tantangan yang dihadapi oleh pendidik dan pembelajar bahasa Arab. Bulan Bahasa Arab di Indonesia mendapatkan dukungan dari pemerintah kerajaan Arab Saudi, sesuai arahan akan terus melanjutkan programnya dengan menjalankan kemitraan, menyelenggarakan kegiatan, dan program-program yang mempromosikan eksistensi bahasa Arab secara internasional.

WhatsApp Image 2024-02-29 at 00.55.11Kegiatan ini hadir sebagai narasumber seminar internasional Prof. Dr. Saad al-Gahthani (Ketua Divisi Pembelajaran KSGAAL), Dr. Muhbib Abdul Wahab, M.A. (Dosen UIN Syarif Hidayatullah Jakarta), Prof. Dr. Uril Bahruddin, M.A. (Ketua Umum PP IMLA Indonesia), dan Prof. Dr. Aly Ma’yuf bin Ma’yuf (Pelatih Bahasa Arab untuk Penutur non-Arab di KSGAAL). Beberapa narasumber seminar membahas perkembangan digital untuk konten-konten materi bahasa Arab yang dapat diakses dengan mudah hingga masalah-masalah yang dihadapi dalam pembelajaran bahasa Arab di Indonesia.

Kolaborasi Dosen Hadirkan Book Chapter “Tokoh-Tokoh Pembaharu Hukum Islam di Indonesia”

Tokoh-tokoh Pembaharu Islam

Jakarta – Dosen-dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia berkolaborasi dalam penulisan sebuah Book Chapter berjudul Tokoh-Tokoh Pembaharu Hukum Islam di Indonesia. Buku ini membahas biografi serta pemikiran tokoh-tokoh besar yang berkontribusi dalam pembaruan hukum Islam di Indonesia, termasuk Prof. Moh. Hasbi Ash Shiddiqie, Prof. Hazairin Harahap, Prof. Ibrohim Husen, hingga Prof. Muhammad Atho Mudzhar dan lainnya.

Kolaborasi akademik ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Iman, Institut Syahid Bogor, serta berbagai perguruan tinggi lainnya di seluruh Indonesia. Tujuan dari proyek ini adalah untuk memperkaya khazanah keilmuan Islam serta memberikan referensi komprehensif mengenai perkembangan hukum Islam di Tanah Air.

Book Chapter ini dieditori oleh Dr. Ali Mutakin, MA.Hk, seorang akademisi yang telah banyak meneliti dan menulis tentang hukum Islam. Berkat dedikasi tim penulis dan editor, buku ini berhasil diselesaikan dan resmi dicetak pada tahun 2023 oleh PT. Media Sains Indonesia.

Menurut Dr. Ali Mutakin, buku ini tidak hanya menghadirkan biografi para tokoh, tetapi juga menganalisis gagasan-gagasan mereka dalam konteks hukum Islam di Indonesia. “Kami berharap buku ini dapat menjadi rujukan penting bagi mahasiswa, akademisi, dan masyarakat umum yang ingin memahami perkembangan pemikiran hukum Islam di Indonesia,” ujarnya.

Para kontributor dalam buku ini menggali berbagai sudut pandang para tokoh, mulai dari metode ijtihad yang digunakan, interpretasi terhadap hukum Islam, hingga relevansinya dalam sistem hukum nasional. Dengan hadirnya Tokoh-Tokoh Pembaharu Hukum Islam di Indonesia, diharapkan semakin banyak penelitian dan diskusi akademik yang mendalami pemikiran hukum Islam yang lebih adaptif terhadap kebutuhan zaman.

Penerbitan buku ini menunjukkan bagaimana kerja sama lintas institusi dapat menghasilkan karya ilmiah yang bernilai tinggi. Dengan adanya sinergi antar perguruan tinggi, kajian hukum Islam di Indonesia diharapkan semakin berkembang dan dapat memberikan solusi hukum yang lebih kontekstual dan aplikatif dalam kehidupan masyarakat modern.

GELAR PESTA DEMOKRASI, DEMA STAI NURUL IMAN BERHASIL MELAHIRKAN WAJAH PEMIMPIN BARU MELALUI PEMIRA 2023

STAINI News – Dalam ajang pesta demokrasi dan regenerasi sebagai instrumen penggerak kampus, Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman (STAINI) Parung-Bogor mencatat sejarah demokrasi mahasiswa yang luar biasa dengan suksesnya Pemilihan Umum Mahasiswa (PEMIRA), Senin, 4 Desember 2023.

WhatsApp Image 2023-12-09 at 10.05.37Acara bersejarah ini diselenggarakan secara offline, di halaman kampus biru STAINI yang bertemakan “Satukan Suara Dan Jalin Kebersamaan Untuk Kemajuan”. Suasana penuh semangat ini menjadi latar belakang bagi terpilihnya pemimpin baru dan bentuk wujud partisipasi dari seluruh mahasiswa dalam memilih Ketua dan Wakil Ketua DEMA STAINI periode 2023-2024.

Iip Saepul Anwar selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) STAINI memimpin pelaksanaan pemira yang melibatkan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAINI yang berjalan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah selama proses pemilihan tidak ada dinamika yang mengarah pada perselisihan antara saksi dan pendukung. Serta KPUM ini telah menjalankan proses pemilihan hingga usai”. Ungkapnya.

Terdapat tiga pasangan calon (paslon) dalam Demokrasi Pemira kali ini,yang pertama paslon Naufal Arrofif dan Adil Iskandar untuk kandidat nomor 1, yang kedua paslon M. Tendyto Al Kadari & Fadhil Al Maulidi untuk kandidat nomor 2, dan ketiga paslon Rismawan Adi & Edhry untuk kandidat nomor 3, mereka bersaing untuk menduduki posisi Ketua dan Wakil Ketua DEMA STAINI periode tahun 2023-2024.

Rangkaian acara dimulai dengan pemaparan visi dan misi serta adu gagasan bersama civitas akademika dan seluruh mahasiswa STAINI, dilanjutkan dengan Debat antar paslon, dan terakhir dilakukan pemungutan suara.

Proses pemungutan dan perhitungan suara dilaksanakan di halaman kampus biru dan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, serta seluruh Dosen STAI Nurul Iman Parung Bogor.

Dalam sambutannya, Dr. Ali Mutakin, MA.Hk, Wakil Ketua I STAINI dengan tulus memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa atas pastisipasi dan keberhasilan Pemira tahun ini. Beliau menyatakan rasa bangga atas tingginya antusiasme dan keterlibatan mahasiswa dalam proses demokrasi ini. Tentunya beliau berharap ajang ini menjadi pendorong semangat bagi mahasiswa serta pemenang pemira untuk menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, memperkuat komitmen atas prinsifnya dalam membawa perubahan positif, serta mengemban amanat yang telah dipercayakan oleh rekan-rekan mahasiswa.

Selain itu WAKET II Bidang Administrasi STAINI, Dr. Subaiki Ikhwan, M.Pd mengapresiasi kesuksesan pemira yang berjalan lancar dan sangat professional. Harapannya  bagi pemenang bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama menjabat serta akan menjadi landasan kuat bagi kelangsungan pembanguan dan kemajuan STAI Nurul Iman ke depannya.

Dari pesta demokrasi mahasiswa ini, akhirnya ditentukan pasangan calon yang terpilih menjadi Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa DEMA STAI Nurul Iman adalah paslon nomor urut 1 yakni Naufal Arrofif dan Adil Iskandar demi membawa harapan baru dan komitmen untuk menjaga persatuan serta kemajuan bagi seluruh elemen di lingkungan akademik STAI Nurul Iman Parung-Bogor.

Salam Mahasiswa !!!

Hidup Mahasiswa !!!

Red. Abdurrohman Awalul

PEMBINAAN PROGRAM STUDI SEKOLAH TINGGI AGAM ISLAM NURUL IMAN PARUNG-BOGOR

web 1

STAINI News.- Dalam Upaya peningkatan dan kualitas Program Studi, STAI Nurul Iman menyelenggarakan Pembinaan Progam Studi bersama Dr. Lukman Nugraha, M.Ed sebagai KASUBTIM Bina Program Studi dan Dinata Firmansyah, S.SI., M. Kesos. Agenda ini berlangsung pada hari rabu 22 November 2023 bertepatan di Kampus Biru.

web 2Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri oleh Dr. Hj. Umi Waheeda, S.Psi., M.Si selaku Ketua STAI Nurul Iman Parung Bogor, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Kaprodi Ahwal Al Syakhsiyyah, Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta seluruh Dosen STAI Nurul Iman Parung Bogor.

Dalam sambutannya Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor Dr. Ali Mutakin, MA.Hk menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas kelembagaan dan menguatkan institusi Sekolah Tinggi menjadi Institut dengan membuka Program Studi baru yakni Ilmu Hadist, Hukum Ekonomi Syariah dan Manajemen Pendidikan Islam.

“Disamping itu agenda ini juga menjadi spirit keinginan dan himmah kita memajukan STAI Nurul Iman  yang akan membuka program Pasca Sarjana. Dalam pengadaan SDM pun sudah memadai dengan menyiapkan calon Dosen Tetap yang linier. Bahkan dokumen Borang akreditasi sudah disiapkan. Saya berharap bisa memberikan angin segar kepada kita semua khususnya untuk pembukaan Program Studi yang baru nanti, tentunya perlu arahan,binaan dan langkah apa yang harus kita laksanakan.” Ujarnya.

Dilanjut oleh Dr. Lukman Nugraha, M.Ed, yang menjabat sebagai Pejabat Kasi Akademik dari DIKTIS Kemenag RI. Beliau mengungkapkan jika ada reakreditasi yang terlambat untuk segara memperbaiki dokumen borang akreditasi sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan rekomendasi dari Direktur PTKI untuk akreditasi.

“Prinsipnya kami regulator, fasilitator, menjembatani para UPPS – UPPS (Unit Pengelola Program Studi) Se-Indonesia. Maka kita harus memaksimalkan arahan,capaian dan keinginan ibaratnya kalo ingin Magister (Program Pasca Sarjana) yaa wayahna program studi harus dibenerin juga.” Ungkapnya.

Kemudian syarat khususnya dari aspek kurikulum, Dosen, UPPS, dan Sarana Prasana dalam penilaian termasuk Tenaga Kependidikan. Tentunya dalam alur pengajuan izin prodi harus mempelajari dan memenuhi persiapan dokumen menuju ke 5 persyaratan penambahan prodi.

STAI Nurul Iman Parung Bogor mengucapkan terima kasih kepada Dr. Lukman Nugraha, M.Ed, beserta tim penyelenggara dari DIKTIS Kemenag RI atas kehadiran di acara Pembinaan Program Studi ini. Semoga harapan dan capaian STAI Nurul Iman teraktualisasikan menjadi Universitas, serta mendorong untuk menjadi PTKIS unggul.

web 3

Red.Abdurrohman Awalul

POLITIK IDENTITAS

Seminar bersama Wakil MPR RI

Nasionalisme dan Agama
Seminar Nasional Bersama Wakil Ketua MPR RI

STAINI News.- Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School kembali di hadiri oleh tamu besar dari Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. dalam rangka Seminar Nasional dengan tema Politik Identitas : Nasionalisme dan Agama di masjid Toha. Selasa, 07/11/23

Seminar bersama Wakil MPR RIDr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. mengatakan sudah semestinya pondok pesantren melanjutkan peran mensejarah, membuka diri, berkolaborasi membangun umat dan negeri, sehingga tidak anti politik, bahkan bisa mencerahkan demokrasi. Beliau juga menyebutkan keterlibatan pondok pesantren dalam urusan politik akan membawa demokrasi bangsa Indonesia menjadi lebih beridentitas yang bermanfaat dan bermartabat, melalui visi dan misi pesantren yg hadirkan Islam rahmatan lil alamin.

Kunjungan ini bukan pertama kalinya bagi Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. Sebelumnya, pada tahun 2007 beliau pernah berkunjung ke pondok dan bertemu dengan guru besar Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School sekaligus pendiri Yayasan yakni Sayyiduna Syaikh Al ‘Alim Al ‘Allamah Al ‘Arif Billah Al Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syaikh Abu Bakar BIn Salim.

Bagi beliau tanpa identitas itu bagaimana bisa para Kiai mengajak santri dan umat Islam lainnya berjihad membebaskan Indonesia merdeka dari penjajahan Belanda, seperti para ulama terdahulu yang menyepakati dasar negara adalah Pancasila, melalui tokoh Partai Islam Masyumi; M Natsir, Indonesia juga kembali menjadi NKRI.

Dalam Sila I Pancasila, disebut Ketuhanan yang Maha Esa. “Itu juga identitas yang menegaskan bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama/bertuhan bukan bangsa komunis, ateis, liberalis,” tuturnya.

Beliau juga menuturkan, politik identitas bagi rakyat Indonesia hanyalah Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Partai beridentitas Islam adalah sah baik secara sejarah maupun legal secara aturan konstitusi/hukum. “Beda dengan komunisme, atheisme, separatisme, dan LGBT, yang jelas-jelas tidak sesuai dengan Pancasila dan Konstitusi,” tegasnya. Partai politik yang beridentitas akan menghadirkan sikap cinta bangsa, rahmatan lil alamin, melakukan edukasi politik, menyerap aspirasi rakyat, yang kemudian memperjuangkan di DPR. “Politik yang beridentitas baik dan benar, akan membawa umat dan rakyat pada suasana politik yang luber jurdil, tidak menyebar fitnah, anti hoax. Sehingga hasilnya akan membawa kepada realisasi tujuan Proklamasi dan Reformasi,” pungkasnya.

REFLEKSI PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN

Peningkatan-Kompetensi-Dosen-Pemula

Bandung – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Iman, Parung-Bogor menugaskan dua dosennya, yakni Nur Isyanto, M.Pd dan Nurkholis Sofwan, M.Ag, untuk mengikuti program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2023 di Grand Hotel Preanger Bandung pada Senin hingga Sabtu, 14-19 Agustus 2023. Salah satu materi yang dibahas dalam kegiatan tersebut adalah berkaitan tentang upaya meningkatkan kompetensi dosen di Perguruan Tinggi.

Hal ini tentu sangat menarik untuk dipelajari dan dikembangkan di lingkungan STAI Nurul Iman, yang notabene memiliki ciri khas dan karakter yang sangat berbeda dengan kampus-kampus lainnya. Di kampus ini, para Dosen dituntut untuk mengelola pembelajaran agar mahasiswa yang sekaligus sebagai santri tersebut dapat menguasai materi pembelajaran dan cakap dalam sikap maupun keterampilan.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita pembelajaran tersebut, maka dibutuhkan peningkatan kompetensi dari setiap dosen. Adapun Kompetensi pertama yang harus ditingkatkan oleh seorang Dosen adalah Profesionalitas. Seorang Dosen akan dianggap professional jika ia mengajarkan ilmu sesuai dengan kapasitas dan keahlian di bidangnya. Ia akan mampu menjelaskan materi dengan begitu luas dan mendalam kepada para mahasiswanya karena ia betul-betul menguasai ilmu tersebut. Inilah yang kemudian dalam istilah akademik disebut linear, yaitu selaras antara apa yang dikuasai dengan apa yang diajarkan.

Kompetensi kedua yang harus dikuasai seorang dosen adalah Pedagogik. Istilah pedagogik sering dikaitkan dengan keterampilan atau kemampuan Dosen dalam mengatur dan mengelola proses pembelajaran. Dosen juga dituntut untuk menguasai kemampuan dalam melakukan interaksi belajar mengajar di dalam kelas, termasuk memahami psikologi mahasiswa dalam proses pembelajaran. Inilah PR terbesar yang diemban para Dosen di lingkungan STAI Nurul Iman, mengingat para mahasiswa juga merupakan santri yang memiliki jadwal cukup padat di pesantren, terbatasnya fasilitas pembelajaran, serta melekatnya tradisi dan peraturan yang tidak boleh dilanggar mahasiswa sebagai seorang santri, seperti larangan membawa barang-barang elektronik, dan sebagainya.

Dosen yang kompeten juga dituntut untuk cakap di bidang sosial. Ia harus menunjukkan bahwa dirinya memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan sosial masyarakat. Hal ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dengan berperan aktif di masyarakat, seorang dosen akan dibutuhkan dan bermanfaat bagi lingkungan sosialnya, baik di bidang sosial, seperti pengentasan kemiskinan, mengingat STAI Nurul Iman adalah perguruan tinggi yang didukung dengan entrepreneurship. Bidang agama, misalnya mengisi pengajian-pengajian di majelis taklim, khutbah, dan sebagainya. Dosen juga dapat melakukan pembangunan sumber daya manusia, seperti memberikan pelatihan dan keterampilan kepada masyarakat agar mereka mandiri dan mampu bersaing dengan masyarakat lain.

Selain itu, kompetensi dosen yang harus ditingkatkan adalah soal kepribadian. Seorang Dosen harus memiliki karakter dan pribadi yang dapat dijadikan contoh dan inspirasi bagi mahasiswanya, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, manajemen pembelajaran, dan sebagainya. Kepribadian dosen sangat dibutuhkan untuk mengatasi setiap persoalan yang muncul dalam proses pembelajaran. Dosen mampu memahami kapan ia harus bersikap tegas, lembut, dan sebagainya kepada para mahasiswa.

Komptensi yang tidak kalah penting untuk ditingkatkan para Dosen STAI Nurul Iman adalah kompetensi spiritual. Dosen harus menyadari bahwa tugasnya dalam mengajar merupakan bentuk pengabdian kepada Allah Swt. Mengajar dengan rasa tulus ikhlas akan mengantarkannya pada keberkahan ilmu. Mengajar pada dasarnya bukan untuk mencari “materi”, melainkan untuk mengabdi dan mendapatkan ridha Allah Swt. Orang yang niatnya untuk mengabdi kepada Allah Swt, maka dunia seisinya akan melayani dan mencukupinya. Ini sejalan dengan semangat dakwah Habib Saggaf dan Umi Waheeda, yaitu mengabdi kepada Allah Swt dan meneruskan perjuangan dakwah Rasulullah Saw. [NS]

Bandung, 14 Agustus 2023
Oleh: Nurkholis Sofwan, M.Ag

AKREDITASI JURNAL AL ASHRIYYAH MERAIH PERINGKAT 5 SINTA

Jurnal-Al-Ashriyyah-Nurul-Iman

Bogor-— Alhamdulillahi Robbil’alamiin, ucapan syukur yang tidak henti-hentinya kami ucapkan atas segala karunia yang Allah SWT berikan kepada kami, keluarga besar STAI Nurul Iman Parung Bogor. Kabar bahagia hadir bersamaan dengan keluarnya pengumuman dari Kemenristekdikti tertanggal 11 Mei 2023 dengan Nomor. 79/E/KTP/2023 perihal pemberitahuan hasil akreditasi jurnal ilmiah periode 1 Tahun 2023, Jurnal Al Ashriyyah yang diterbitkan oleh STAI Nurul Iman parung Bogor berhasil masuk peringkat 5 (lima) SINTA.

Sebagaimana disebutkan dalam Permen Ristekdikti No. 9 Tahun 2018 Tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah bahwa Jurnal ilmiah adalah bentuk pemberitaan atau komunikasi yang memuat karya ilmiah dan diterbitkan berjadwal dalam bentuk elektronik dan atau tercetak yang berfungsi untuk meregistrasi kegiatan kecendekiaan; mengarsipkan temuan hasil kegiatan kecendekiaan ilmuan; mengakui hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah; mendiseminasikan hasil kegiatan kecendekiaan; mendiseminasikan hasil pengabdian kepada masyarakat; dan melindungi hasil karya peneliti/cendekiawan. Sedangkan akreditasi jurnal imiah dilakukan dengan tujuan untuk  meningkatkan mutu dan relevansi jurnl ilmiah; dan daya saing indonesia. Dengan telah terakreditasinya jurnal Al Ashriyyah pada peringkat 5 SINTA menandakan bahwa eksistensi jurnal Al Ashriyyah telah diakui sebagai jurnal nasional yang terakreditasi.

Prestasi yang membagakan sekaligus sebuah awal untuk lebih baik lagi dalam pengelolaan jurnal online dengan kualitas artikel yang baik dan memberikan manfaat bagi keilmuan di bidang Komunikasi. Harapan besar kedepan, semoga jurnal Al Ashriyyah semakin lebih baik, dan mampu memberikan kontribusi keanekaragaman hasil penelitian di bidang komunikasi yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan di bidang komunikasi.

Red. Mohamad Safi’i

VISITASI MONITORING DAN EVALUASI KOPERTAIS WILAYAH II JAWA BARAT 2023

SNI05698-min

Tim Monev diterima langsung oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Kaprodi Ahwal Al Syakhsiyyah, Kaprodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir serta seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan STAI Nurul Iman Parung Bogor dengan penuh keakraban dan kehangatan.

Visitasi-Kopertais-2023Dalam sambutannya Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor Bpk. Dr. Ali Mutakin, M.A., Hk. menyampaikan sangat berterimakasih dan merespon positif atas kunjungan Tim Monev PTKIS Kopertais Wilayah II Jawa Barat. Selain itu, Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor juga menjelaskan profil STAI Nurul Iman Parung Bogor.

Visitasi-Kopertais-2023“Alhamdulillah hari adalah visitasi yang sangat spesial, karena beliau Bpk. Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag dating ke STAI Nurul Iman didampingi oleh putra tersayangnya yang baru lulus S2 dari Rusia, dan insyaalloh nanti bulan oktober akan berangkat kembali ke Rusia untuk melanjutkan Program S3 Nya, semoga nanti bisa berbagi ilmu untuk kita semuanya terkait dengan pengalaman dan hal hal yang baru.”

Visitasi-Kopertais-2023Lebih lanjut, Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor menjelaskan rencana strategis serta Road Map STAI Nurul Iman Parung Bogor. “Insyaallah bulan agustus kita akan mengajukan Reakreditasi dan membuka Program Pasca Sarjana S2. Untuk itu, kami memohon saran dan masukan dari Tim Monev agar STAI Nurul Iman bisa bertransformasi sesuai Road Map yang telah dibuat”.

Sebetulnya konteks kedatangan kami disini lebih pada ingin bagaimana kita berurun rembuk untuk menata perguruan tinggi kita kedepan. Karena bagi saya semakin perguruan tinggi maju kopertais juga akan kena harum. Dan hari ini kita melaksanakan monev, serta memberikan pembinaan dan pemberdayaan.  Ada empat pilar yang ingin saya sampaikan untuk mengembangkan PTKI: 1) Manajemen Berbasis Teknologi, 2) Kurikulum Berbasis Qur’ani, 3) SDM Berbasis Publikasi, 4) Kerjasama Berbasis Internasional”. Tutur Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag

Visitasi-Kopertais-2023Kegiatan Monev ini diakhiri dengan do’a dan penyerahan cenderamata kepada Tim Monev serta foto Bersama.

Red. Mohamad Safi’i

STAI NURUL IMAN BOGOR GELAR PODCAST LINTAS PRODI

podcast -TAINI

Foto PodcastSTAI Nurul Iman Bogor yang didukung oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan menyoroti pentingnya bagi Mahasiswa dan kampus untuk meningkatkan keaktifan dalam kegiatan akademik mengenai program studi kuliah dengan menyampaikan keunggulan masing-masing prodi; Pendidikan Bahasa Arab, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, dan Ahwal Asy-Syakhsiyyah sebagai bentuk pengabdian dan cinta mahasiswa kepada kampusnya. Berdasarkan hal tersebut STAI Nurul Iman Bogor menggelar kegiatan tersebut dalam bentuk yang sederhana tapi nyaman bagi pendengar yang disebut “Podcast Lintas Prodi Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman” Bogor, (24/07/23).

Kegiatan ini disenggelarakan pada tanggal 02 Januari 2023 pada saat jam istirahat perkuliahan, digelar secara terbuka bebas (outdoor) di halaman kampus mereka. Setiap mahasiswa jurusan menjadi pendengar setia untuk podcast prodinya masing-masing. Ustadz Parhan, M.Pd (Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab) sebagai pencetus awal dari kegiatan podcast ini telah sukses memberikan pengaruh kuat dari kegiatan ini kepada mahasiswa dan kampus. Mahasiswa menjadi hyperaktif dalam berinteraksi dan berdiskusi mengenai pendapatnya masing-masing secara publik di halaman kampus.

Selama kegiatan berlangsung, Materi dipaparkan secara menarik oleh masing-masing pemateri dari setiap prodi. Pendengar ataupun pembicara sangat menikmati proses obrolan ini sampai selesai, pendengar podcast sangat antusias ketika mendengar dan berbicara.

Podcast 1“bahasa Arab sudah sangat berkembang pesat di seluruh dunia, kalian yang belajar bahasa Arab di STAI Nurul Iman sudah banyak peluang untuk berkarir hanya bukan di negara Arab tetapi di negara-negara lainnya seperti Prancis, Amerika, dan Inggris. Sudah banyak profesi yang memerlukan bahasa Arab sebagai pengantarnya, bahasa Arab dibutuhkan dimana-mana karena Islam sudah tersebar di seluruh dunia”. Papar Ustadz Syabani Aly (Dosen Negara Tanzania) selaku pemateri podcast prodi Pendidikan Bahasa Arab mengenai “Budaya Bangsa Arab di Dunia”.

Podcast 2Sedangkan Bapak Nur Kholis Sofwan, M.Ag selaku pemateri podcast prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan tema Orientalis Al-Qur’an mengatakan bahwa “ketika ada suatu kajian ilmiah baik itu sejarah atau kritik teks, maka kita harus bisa menjawab dan menjelaskan dengan Al-Qur’an dan juga dengan jawaban ilmiah juga, jangan hanya berkoar-koar dalil Al-Qur’an tapi tidak ada penjelasan ilmiah, karena ada beberapa golongan orang yang membela ilmiah dan membela pula pendapat islam”.

podcast 3Adapun Podcast Prodi Ahwal Asy-Syakhsiyyah Ustadz Ihwanul Mu’adib, M.A selaku pemateri menyampaikan tentang filsafat ilmu dalam pemaparannya ia menyampaikan bahwa “Filsafat mencintai hikmah dan kebijaksanaan, ini adalah suatu hal yang baik yang harus kita tanamkan yang harus kita lestarikan dalam diri kita secara masif dalam kehidupan kita”.

Sedangkan tanggapan dari mahasiswa tentang kegiatan podcast ini sangat positif diantaranya :

podcast 4“Saya senang sekali mengikuti kegiatan podcast bahasa Arab ini, saya menikmati materi yang disampaikan menarik dan tidak monoton, hebat lanngsung dari pembicara asli orang Arabnya, saya kagum sampai saya tidak lupa untuk bertanya”. Ujar Akmal Mubarok salah satu peserta podcast dari mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab.

“menurut saya podcast membahas tentang orientalis ini sangat bagus dan menarik, karena biasanya kita kalau dengar podcast itu untuk hiburan, tapi ini kita bisa dapat pengetahuan luas yang menghibur dan menarik lewat podcast”. Ujar Ahmad Mapatih salah satu mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pendengar setia podcast.

“akhirnya saya bisa memahami apa itu filsafat, saya senang sekali bisa mengikuti podcast yang seru ini, saya berterima kasih kepada kampus karena telah mengadakan acara podcast kali ini”. Ujar Rakha Diva Aulia selaku pendengar dari mahasiswa jurusan Ahwal Asy-Syakhsiyyah .

Dalam kesempatan lain Dr. Ali Mutakin, MA.Hk. selaku Waket I Bagian Akademik STAI Nurul Iman Bogor menyampaikan bahwa kegiatan podcast ini bisa continue dan berkelanjutan yang diungkapkannya “Saya harap kegiatan podcast ini bisa berjalan secara rutin dan terus berkelanjutan”.

Diharapkan setelah terlaksannya kegiatan podcast tersebut, baik Mahasiswa, Dosen, dan Kampus tetap berperan aktif dalam memberikan informasi bagi masyarakat luas.

Reported by. alpinzmm_

Supported by. STAI Nurul Iman Bogor

DEMA STAINI BOGOR

HMJ PBA

HMJ IQT

HMJ AS