KASANTRI INDONESIA & PONDOK PESANTREN AL ASHRIYYAH NURUL IMAN STADIUM GENERAL

SNI02699

KASANTRI merupakan lembaga komunitas ikatan alumni santriawati Indonesia dan sudah tersebar luas di Indonesia dan Malaysia, KASANTRI bekerjasama dengan beasiswa Malaysia dan beberapa mitra haramain, juga lembaga persyaratan seluruh alumni santriwati, dengan tujuan membangun peradaban nusa & bangsa serta pemberdayaan manusia.

Pada hari Jum’at, tanggal 22 Agustus 2025 KASANTRI kembali hadir di Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School guna melangsungkan STADIUM GENERAL dengan tema ”University Challeges Toward the world Muslim Future Leaders”, yang berarti tantangan universitas menuju pemimpin muslim masa depan yang dinarasumberi oleh Prof. Dr. Amany Lubis, Lc, M.A selaku ketua MUI.

SNI02699

Acara yang dibuka pada pukul 09.20 dibaakan oleh Ahsanul Mubarok selaku Master of ceremony, selanjutnya lantunan ayat suci Al qur’an beserta sari tilawah yang dibacakan oleh M.Rifki dan M. Fahri, lalu penayangan profil Pondok Pesantren Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School dan KASANTRI serta penayangan kaledeoskop Prof. Dr. Amany Lubis, Lc, M.A yang berisi tentang biografi dan latar belakang. Beliau lahir di Kairo Mesir pada tanggal 22 Desember 1963 serta berisikan riayat pendidikan tinggi yang ditempuhnya dan beberapa penghargaan yang diraihnya, dilanut dengan kreasi seni dari santri putra yakni, Tae Kwon Do dan diakhiri dengan sambutan dari Meisyanti Munir M..Hum selaku ketua umum KASANTRI Indonesia.

Pada jam 10.26 masuk pada acara inti, yaitu STADIUM GENERAL oleh narasumber yang diawali dengan pembacaan Qs. Al-Hasyr ayat 9, “Principles to Build a Civilization”. Sebagai pedoman serta contoh dalam menjalankan tantangan di era modern, dengan beberapa pokok yang dikedepankan seperti, Preserving the institution of marriage, the appreciation of diversity ini families, getting rid of ignorance of AI.

IMG_0278

Adapun prinsip dalam berkepimpinan, ketaatan & ikhlas, kebersamaan atau saling mendukung, keberlanjutan, yang sangat penting dan berarti, sistem lama tidak boleh dibuang begitu saja, berlanjut dari generasi ke generasi, tanggung jawab yang berguna untuk menjaga keamanan, reward, punishment dan jika ingin menjadi orang yang baik maka terimalah atau dengarkanlah nasihat, terapkan keaatan karna hal kecil seperti mencuri dipondok itu akan menjadi hal besar di masa depan.

Indonesia diharapkan menjadi pusat peradaban Islam di dunia, bukan hanya tentang kuantitas sebesar 230 juta umat Islam, dijamin sistem peraturan Islam diselenggarakan di Indonesia, tidak seperti negara timur yang mencatat hukum Islam sebagai dasar hukum, akan tetapi kurang dalam penerapannya, Indonesia memiliki beberapa ulama yang selalu berusaha menjaga sistem hukum Islam.

Kita harus berupaya meningkatkan peradaban Islam, stabilitas politik dan pemberdayaan manusia, pendidikan adalah faktor utama suksesnya suatu bangsa. Rosulullah memiliki pandangan yang propektif terhadap pendidikan, sepeti sebuah kisah setelah perang nabi meminta tawanan untuk mengajarkan umat muslim baca dan tulis. Pemimpin harus memiliki kemampuan solving yang cepat dalam memecahkan problem yang ada, dengan berffikir kita akan terbiasa dan ahli dalam problem solving.

SNI02749

Setelah pemaparan materi selesai sebelum acara ditutup, narasumber memberi peluang kepada para santriawan dan santriawati untuk mengajukan pertanyaan, lalu ditutup dengan do’a. Dari segala ilmu yang telah diberikan, dapat kita tarik kesimpulan bersama bahwa keluarga memiliki peran penting dalam pembentukan karakter manusia, dan landaskanlah segala hal pada Al qur’an dan Hadist.

By: Queen Satriani & Syaqiella

SEMINAR ENTREPRENEURSHIP BERSAMA PUTRA SIREGAR DAN ATTA HALILINTAR DI YAYASAN PONDOK PESANTREN AL ASHRIYYAH NURUL IMAN

P1340921-min

 Ahad, 22 Desember 2024

Pengusaha ternama dan youtuber kondang, Putra Siregar dan Atta Halilintar berkunjung silaturrahmi ke Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Soarding School. Dalam silaturahmi kali ini, Putra Siregar dan Atta Halilintar datang sebagai tamu kehormatan sekaligus sebagai seorang Narasumber dalam suatu acara Seminar Entrepreneurship dengan tema “Santri Milenial Kreatif : Membangun Dakwah dan Bisnis Melalui Konten Kreator Digital.

Para tamu tiba pada pukul 10. 30 WIB. Dan langsung disambut meriah oleh para santri, ustadz, dan Habib Hasan Ayatullah BSA. Setibanya di Nurul Iman, para tamu berangkat menuju masjid toha guna melaksanakan seminar.

Tepat sekali, seminar kali ini mengangkat tema yang sangat cocok untuk para santri milenial saat ini. Sebab diisi oleh narasumber profesional yang telah lama bergelut didunia digital dan konten kreator.

Dalam acara tersebut, suasana yang ramai dan antusias dari para santri, menambah kesan baik yang membuat para tamu dan narasumber jadi ikut merasakan bersemangat.

Acara dibuka oleh Habib Hasan Ayatullah BSA, dan kemudian berlanjut dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Setelah itu penampilan kreasi seni seperti tari saman dari santri putri dan taekwondo dari santri putra. Lalu dilanjut dengan penampilan atraksi dari Atta Halilintar dan Putra siregar yang memecahkan sebuah papan yang biasa digunakan atraksi dari anak-anak Taekwondo N-Lions.

DSC00231-min

DSC00240-minPada sambutannya, Atta Halilintar menyampaikan: “ini yakin akan menjadi suatu hal yang baik untuk masa depan dan menjadi contohkan kepada dunia luar bahwa anak-anak pesantren juga keren-keren”. Dengan dihari sebelumnya disaat bang Atta melaksakan Shalat jum’at di Al Ashriyyah Nurul Iman, beliau merasa betah di Al Ashriyyah Nurul Iman dan ngangenin karena antsias daripada anak santri. Beliau juga kagum dengan penampilan taekwondo N-Lions dengan atraksi dan akrobatiknya. Kemudian beliau kembali menyampaikan “sebenarnya kita semua mempunyai kemampuan yang kita sendiri tidak tau, karena kemampuan terbaik akan tumbuh ketika terdapat sebuah tekanan di belakan, menurut saya (atta halilintar) ketika kita ingin menjadi sesorang di masa depan kita harus punya sesuatu yang bisa ngepush kita, mendorong kita dan nyemangatin kita. Itu asalnya dari mana yang pertama yaitu dari Allah SWT. dan saya pernah mendengar dari orang pintar (Tuhan tidak akan merubah nasib suatu kaum tersebut kecuali kaum itu sendiri yang merubahnya.  Maka dari itu kita harus tekun, istiqomah, bekerja keras dan juga kerja cerdas. Karena terkadang, dengan kerja keras saja hanya akan mendapatkan capek nya saja akan tetapi cerdas bisa  kita lakukan bisa dengan berdoa, sedekah, juga dengan berbagi dan dengan tenggang rasa itulah kerja yang bener ”. Imbuhnya

Setelah itu, sambutan berikutnya diisi oleh putra siregar. Dalam sambutannya tidak banyak yang beliau sampaikan, beliau hanya menyampaikan satu pesan untuk para santri. Namun sebelum pesan tersebut disampaikan, pertama harus di niatin terlebih dahulu karena segala sesuatu harus diniatkan dengan baik. Beliau meminta para santri untuk memejamkan mata. “saya melihat ada masa depan dipesantren ini. Jadi semangatlah untuk menggapai masa depan yang lebih baik” ucap beliau.

Usai penyampaian dari kedua narasumber tersebut, acarapun berlanjut dengan kuis tanya jawab berhadiah. Sudah pasti hal tersebut mambuat para santri semakin antusias dan bersemangat dalam melaksanakan acara tersebut.

Dalam kuis tanya jawab ini, beberapa pertanyaan disampaikan oleh Putra Siregar, Atta halilintar dan juga dari ust. Daeng Syawal juga turut ikut memberikan sebuah pertanyaan, selain itu Habib Hasan Ayatullah BSA dan Habib Muhammad Waliyullah BSA ikut memberikan kuis tanya jawab kepada para santri. Para santri semakin bersemangat.

DSC00260-minDimulai dari pertanyaan seperti “apa arti tajir?, mengapa harus jadi orang kaya?, kalo punya uang akan dipakai untuk apa?” sampai kepada pertanyaan seputar pengetahuan tentang agama seperti “siapa nama istri Abu Lahab?, ada berapa cucunya Nabi Muhammad? Sebutkan cucu Nabi serta nama ibundanya!” dan juga kuis sambung ayat Al-Qur’an dan melantunkan surat pilihan. Para santri yang berhasil menjawab pertanyaan akan mendapatkan hadiah uang tunai dari Atta halilintar dan Putra Siregar.

Diakhir acara kuis tersebut, Atta Halilintar dan Putra Siregar menyampaikan akan mendaratkan Sapi kurban untuk makan para santri di Al Ashriyyah Nurul Iman. Selain itu, keduanya juga membuka lapangan kerja untuk para santri Nurul Iman di perusahaan mereka ketika santri-santri sudah lulus nantinya. Setelah itu, acarapun selesai dan ditutup oleh yang mulia Habib Hasan Ayatullah BSA.

DSC00458-min

Semoga dengan adanya acara silaturrahmi ini ikatan Al Ashriyyah Nurul Iman dan kedua tokoh tersebut semakin erat. Bukan hanya didunia saja, akan tetapi sampai kepada syurga Jannatul Firdaus dan berkumpul bersama-sama. amin

By. Usep Ridwan SS & Romadhon