Bogor, 25 September 2024 – Sebagai bentuk tindak lanjut dari kerja sama antara Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Iman dan Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Sirojul Falah, kedua institusi kembali menggelar acara akademik bertajuk “Visiting Lecturer.” Kali ini, tema yang diangkat adalah “Peluang dan Tantangan Manajemen Lembaga Pendidikan Islam.”
Kegiatan yang berlangsung secara daring melalui Google Meet ini menghadirkan Dr. Subaiki, M.Pd., seorang akademisi sekaligus Dosen STAI Nurul Iman, sebagai narasumber utama. Sedangkan peran host dipercayakan kepada Dr. Misno, MEI., MH., M.Pd., yang juga menjabat sebagai Direktur P3M STAI Sirojul Falah. Acara ini dijadwalkan berlangsung mulai pukul 20.00 hingga 21.30 WIB.
Dalam kesempatan ini, Dr. Subaiki membahas berbagai aspek strategis dalam manajemen lembaga pendidikan Islam, mulai dari tantangan dalam mengelola institusi berbasis keislaman, hingga peluang yang bisa dioptimalkan di era digital. Ia menekankan pentingnya inovasi dan penguatan tata kelola pendidikan agar lembaga Islam tetap relevan dan mampu bersaing dalam dinamika global.
“Lembaga pendidikan Islam memiliki peran besar dalam membentuk generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan, tetapi juga memiliki karakter dan nilai-nilai keislaman yang kuat. Oleh karena itu, diperlukan strategi manajemen yang adaptif dan berbasis kebutuhan zaman,” ujar Dr. Subaiki.
Sementara itu, Dr. Misno dalam perannya sebagai host, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari penguatan sinergi akademik antara STAI Nurul Iman dan STIT Sirojul Falah. “Visiting Lecturer ini bukan hanya ajang berbagi ilmu, tetapi juga sarana mempererat hubungan akademik antar perguruan tinggi, sehingga dapat saling menguatkan dalam pengelolaan pendidikan Islam yang lebih maju dan profesional,” ungkapnya.
Acara ini mendapat respons positif dari para peserta yang terdiri dari dosen, mahasiswa, serta praktisi pendidikan Islam. Mereka aktif berdiskusi dan menyampaikan pertanyaan terkait implementasi konsep manajemen dalam pengelolaan lembaga pendidikan berbasis Islam.
Dengan suksesnya penyelenggaraan kegiatan ini, STAI Nurul Iman dan STIT Sirojul Falah berharap dapat terus menghadirkan forum-forum akademik yang konstruktif guna mendukung pengembangan pendidikan Islam yang lebih inklusif dan berdaya saing tinggi di masa depan.
