GELAR PESTA DEMOKRASI, DEMA STAI NURUL IMAN BERHASIL MELAHIRKAN WAJAH PEMIMPIN BARU MELALUI PEMIRA 2023

WhatsApp Image 2023-12-09 at 10.05.36

STAINI News – Dalam ajang pesta demokrasi dan regenerasi sebagai instrumen penggerak kampus, Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman (STAINI) Parung-Bogor mencatat sejarah demokrasi mahasiswa yang luar biasa dengan suksesnya Pemilihan Umum Mahasiswa (PEMIRA), Senin, 4 Desember 2023.

WhatsApp Image 2023-12-09 at 10.05.37Acara bersejarah ini diselenggarakan secara offline, di halaman kampus biru STAINI yang bertemakan “Satukan Suara Dan Jalin Kebersamaan Untuk Kemajuan”. Suasana penuh semangat ini menjadi latar belakang bagi terpilihnya pemimpin baru dan bentuk wujud partisipasi dari seluruh mahasiswa dalam memilih Ketua dan Wakil Ketua DEMA STAINI periode 2023-2024.

Iip Saepul Anwar selaku Ketua Komisi Pemilihan Umum Mahasiswa (KPUM) STAINI memimpin pelaksanaan pemira yang melibatkan pemilihan Ketua dan Wakil Ketua Dewan Eksekutif Mahasiswa (DEMA) STAINI yang berjalan aman dan kondusif.

“Alhamdulillah selama proses pemilihan tidak ada dinamika yang mengarah pada perselisihan antara saksi dan pendukung. Serta KPUM ini telah menjalankan proses pemilihan hingga usai”. Ungkapnya.

Terdapat tiga pasangan calon (paslon) dalam Demokrasi Pemira kali ini,yang pertama paslon Naufal Arrofif dan Adil Iskandar untuk kandidat nomor 1, yang kedua paslon M. Tendyto Al Kadari & Fadhil Al Maulidi untuk kandidat nomor 2, dan ketiga paslon Rismawan Adi & Edhry untuk kandidat nomor 3, mereka bersaing untuk menduduki posisi Ketua dan Wakil Ketua DEMA STAINI periode tahun 2023-2024.

Rangkaian acara dimulai dengan pemaparan visi dan misi serta adu gagasan bersama civitas akademika dan seluruh mahasiswa STAINI, dilanjutkan dengan Debat antar paslon, dan terakhir dilakukan pemungutan suara.

Proses pemungutan dan perhitungan suara dilaksanakan di halaman kampus biru dan dihadiri langsung oleh Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, serta seluruh Dosen STAI Nurul Iman Parung Bogor.

Dalam sambutannya, Dr. Ali Mutakin, MA.Hk, Wakil Ketua I STAINI dengan tulus memberikan apresiasi kepada seluruh mahasiswa atas pastisipasi dan keberhasilan Pemira tahun ini. Beliau menyatakan rasa bangga atas tingginya antusiasme dan keterlibatan mahasiswa dalam proses demokrasi ini. Tentunya beliau berharap ajang ini menjadi pendorong semangat bagi mahasiswa serta pemenang pemira untuk menjalankan tugasnya dengan penuh dedikasi, memperkuat komitmen atas prinsifnya dalam membawa perubahan positif, serta mengemban amanat yang telah dipercayakan oleh rekan-rekan mahasiswa.

 

 

Selain itu WAKET II Bidang Administrasi STAINI, Dr. Subaiki Ikhwan, M.Pd mengapresiasi kesuksesan pemira yang berjalan lancar dan sangat professional. Harapannya  bagi pemenang bisa menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab selama menjabat serta akan menjadi landasan kuat bagi kelangsungan pembanguan dan kemajuan STAI Nurul Iman ke depannya.

Dari pesta demokrasi mahasiswa ini, akhirnya ditentukan pasangan calon yang terpilih menjadi Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa DEMA STAI Nurul Iman adalah paslon nomor urut 1 yakni Naufal Arrofif dan Adil Iskandar demi membawa harapan baru dan komitmen untuk menjaga persatuan serta kemajuan bagi seluruh elemen di lingkungan akademik STAI Nurul Iman Parung-Bogor.

Salam Mahasiswa !!!

Hidup Mahasiswa !!!

Red. Abdurrohman Awalul

PEMBINAAN PROGRAM STUDI SEKOLAH TINGGI AGAM ISLAM NURUL IMAN PARUNG-BOGOR

web 1

STAINI News.- Dalam Upaya peningkatan dan kualitas Program Studi, STAI Nurul Iman menyelenggarakan Pembinaan Progam Studi bersama Dr. Lukman Nugraha, M.Ed sebagai KASUBTIM Bina Program Studi dan Dinata Firmansyah, S.SI., M. Kesos. Agenda ini berlangsung pada hari rabu 22 November 2023 bertepatan di Kampus Biru.

web 2Kegiatan pembinaan tersebut dihadiri oleh Dr. Hj. Umi Waheeda, S.Psi., M.Si selaku Ketua STAI Nurul Iman Parung Bogor, Wakil Ketua I Bidang Akademik, Wakil Ketua II Bidang Administrasi, Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Kaprodi Ahwal Al Syakhsiyyah, Kaprodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, serta seluruh Dosen STAI Nurul Iman Parung Bogor.

Dalam sambutannya Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor Dr. Ali Mutakin, MA.Hk menyampaikan bahwa pembinaan ini merupakan upaya meningkatkan kualitas kelembagaan dan menguatkan institusi Sekolah Tinggi menjadi Institut dengan membuka Program Studi baru yakni Ilmu Hadist, Hukum Ekonomi Syariah dan Manajemen Pendidikan Islam.

“Disamping itu agenda ini juga menjadi spirit keinginan dan himmah kita memajukan STAI Nurul Iman  yang akan membuka program Pasca Sarjana. Dalam pengadaan SDM pun sudah memadai dengan menyiapkan calon Dosen Tetap yang linier. Bahkan dokumen Borang akreditasi sudah disiapkan. Saya berharap bisa memberikan angin segar kepada kita semua khususnya untuk pembukaan Program Studi yang baru nanti, tentunya perlu arahan,binaan dan langkah apa yang harus kita laksanakan.” Ujarnya.

Dilanjut oleh Dr. Lukman Nugraha, M.Ed, yang menjabat sebagai Pejabat Kasi Akademik dari DIKTIS Kemenag RI. Beliau mengungkapkan jika ada reakreditasi yang terlambat untuk segara memperbaiki dokumen borang akreditasi sebagai salah satu syarat untuk mendapatkan rekomendasi dari Direktur PTKI untuk akreditasi.

“Prinsipnya kami regulator, fasilitator, menjembatani para UPPS – UPPS (Unit Pengelola Program Studi) Se-Indonesia. Maka kita harus memaksimalkan arahan,capaian dan keinginan ibaratnya kalo ingin Magister (Program Pasca Sarjana) yaa wayahna program studi harus dibenerin juga.” Ungkapnya.

Kemudian syarat khususnya dari aspek kurikulum, Dosen, UPPS, dan Sarana Prasana dalam penilaian termasuk Tenaga Kependidikan. Tentunya dalam alur pengajuan izin prodi harus mempelajari dan memenuhi persiapan dokumen menuju ke 5 persyaratan penambahan prodi.

STAI Nurul Iman Parung Bogor mengucapkan terima kasih kepada Dr. Lukman Nugraha, M.Ed, beserta tim penyelenggara dari DIKTIS Kemenag RI atas kehadiran di acara Pembinaan Program Studi ini. Semoga harapan dan capaian STAI Nurul Iman teraktualisasikan menjadi Universitas, serta mendorong untuk menjadi PTKIS unggul.

web 3

Red.Abdurrohman Awalul

Tingkatkan Moderasi Beragama dan sindikasi media PTKI, LPM Lipendik STAI Nurul Iman hadiri Kopdar Kemenag RI

WhatsApp Image 2023-11-11 at 08.45.36

Tangerang – STAI Nurul Iman News | Demi memperkuat tata kelola dan sindikasi media Pers Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI), Direktorat Jenderal (Dirjen) Pendidikan Islam Kementrian Agama Republik Indonesia (Kemenag RI) menggelar acara untuk melangsungkan kopi darat (Kopdar).

WhatsApp Image 2023-11-11 at 08.45.35Kopdar Pengelola Media Pers Mahasiswa PTKI berlangsung selama tiga hari, dimulai dari Senin, 6 November 2023, hingga Rabu, 8 November 2023 dengan mengundang sejumlah 52 Pers Mahasiswa dari PTKI seluruh Indonesia di Hotel Santika Premiere Tangerang Selatan, Banten.

Kegiatan yang mengusung tema “Membangun Sindikasi Media Perguruan Tinggi Keagamaan Islam (PTKI)”, acara ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk memahami bagaimana media dapat menjadi komunikator, agen perubahan, dan sarana interaksi dalam mempromosikan moderasi beragama.

Dalam serangkain kegiatan yang penuh antusias ini terdapat beberapa materi yang disampaikan diantaranya:

  1. Membangun sindikasi Media di Lingkungan PTKI
  2. Pengarusutamaan Moderasi Beragama pada Lembaga Pers PTKI
  3. Strategi Membangun Sindikasi Media PTKI
  4. Menentukan Angel Penulisan
  5. Mengelola Naskah Ilmiah-Populer Karya Akademik
  6. Pengelolaan Manajemen Konten Media Sosial

Menurut Kepala Subdirektorat Sarana dan Prasarana (Kasubdit Sarpras) dan Kemahasiswaan Bapak Nur Shoib, SH., MH mengatakan acara ini bertujuan untuk membangun sindikasi atau persekutuan  media di lingkungan PTKI.

“Membangun sindikasi media adalah peranan penting dalam upaya penguatan moderasi beragama. Media bukan hanya sekedar penyampaian berita, tetapi juga memiliki peran krusial sebagai agen perubahan dan sarana interaksi.” Ujarnya.

Di tempat yang sama Wibowo Prasetyo (Stafsus Kementerian Agama Bidang Media & Komunikasi Publik) menyampaikan harapan kepada Mahasiwa Pers lembaga PTKI untuk  dapat memperkuat tata kelola media agar terindikasi dengan baik. Bukan sekedar menjadi lembaga yang mencerdaskan dan membangun nalar kritis mahasiswa melalui tulisan. Tetapi juga mampu membangun iklim demokrasi kampus, menjadi pers yang professional, sebagai control social dan pengerak kebaikan dalam moderasi beragama.

Seiring dengan perkembangan digital yang semakin mudah diakses, generasi muda dihadapkan pada tantangan dalam memilah dan memilih informasi yang benar. Dalam era digital ini, penting untuk melawan penyebaran berita palsu (hoax) dan ideologi radikal. Salah satu faktor yang dikemukakan adalah kurangnya pengetahuan dan pemahaman yang kuat tentang kebangsaan dan keagamaan.

Wibowo juga mengajarkan bahwa jangan terlalu mudah menerima berita hoax.

 

“Sebaiknya mahasiswa dan anak muda sekarang jangan malas untuk mencari validasi dan memverifikasi suatu berita, jangan mudah termakan berita bohong,” tegas Wibowo.

Ia berharap, awal proses kegiatan ini membutuhkan sindikasi media terkhususnya moderasi agama, karena pers adalah empat pilar di moderasi beragama. “Semoga ekspektasi bagi kita semua, bisa memberikan dedikasi yang baik di klayak ramai,” harapnya.

Red. Abdurrohman Awalul

POLITIK IDENTITAS

Seminar bersama Wakil MPR RI

Nasionalisme dan Agama
Seminar Nasional Bersama Wakil Ketua MPR RI

STAINI News.- Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School kembali di hadiri oleh tamu besar dari Wakil Ketua MPR RI, Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. dalam rangka Seminar Nasional dengan tema Politik Identitas : Nasionalisme dan Agama di masjid Toha. Selasa, 07/11/23

Seminar bersama Wakil MPR RIDr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. mengatakan sudah semestinya pondok pesantren melanjutkan peran mensejarah, membuka diri, berkolaborasi membangun umat dan negeri, sehingga tidak anti politik, bahkan bisa mencerahkan demokrasi. Beliau juga menyebutkan keterlibatan pondok pesantren dalam urusan politik akan membawa demokrasi bangsa Indonesia menjadi lebih beridentitas yang bermanfaat dan bermartabat, melalui visi dan misi pesantren yg hadirkan Islam rahmatan lil alamin.

Kunjungan ini bukan pertama kalinya bagi Dr. H. M Hidayat Nur Wahid, MA. Sebelumnya, pada tahun 2007 beliau pernah berkunjung ke pondok dan bertemu dengan guru besar Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School sekaligus pendiri Yayasan yakni Sayyiduna Syaikh Al ‘Alim Al ‘Allamah Al ‘Arif Billah Al Habib Saggaf Bin Mahdi Bin Syaikh Abu Bakar BIn Salim.

Bagi beliau tanpa identitas itu bagaimana bisa para Kiai mengajak santri dan umat Islam lainnya berjihad membebaskan Indonesia merdeka dari penjajahan Belanda, seperti para ulama terdahulu yang menyepakati dasar negara adalah Pancasila, melalui tokoh Partai Islam Masyumi; M Natsir, Indonesia juga kembali menjadi NKRI.

Dalam Sila I Pancasila, disebut Ketuhanan yang Maha Esa. “Itu juga identitas yang menegaskan bangsa Indonesia adalah bangsa yang beragama/bertuhan bukan bangsa komunis, ateis, liberalis,” tuturnya.

Beliau juga menuturkan, politik identitas bagi rakyat Indonesia hanyalah Pancasila, UUD NRI Tahun 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika.
Partai beridentitas Islam adalah sah baik secara sejarah maupun legal secara aturan konstitusi/hukum. “Beda dengan komunisme, atheisme, separatisme, dan LGBT, yang jelas-jelas tidak sesuai dengan Pancasila dan Konstitusi,” tegasnya. Partai politik yang beridentitas akan menghadirkan sikap cinta bangsa, rahmatan lil alamin, melakukan edukasi politik, menyerap aspirasi rakyat, yang kemudian memperjuangkan di DPR. “Politik yang beridentitas baik dan benar, akan membawa umat dan rakyat pada suasana politik yang luber jurdil, tidak menyebar fitnah, anti hoax. Sehingga hasilnya akan membawa kepada realisasi tujuan Proklamasi dan Reformasi,” pungkasnya.

SELAMAT DAN SUKSES ATAS GELAR DOKTOR SENAT SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM NURUL IMAN Dr. Hb. Idrus Al Haddar, S.T., M.M

DSC04282_1

Civitas Akademik STAI Nurul Iman Mengucapkan Selamat dan sukses kepada Dr. Hb. Idrus Al Haddar, S.T., M.M telah melaksanakan Ujian Promosi Doktor bidang Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir Program Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta dengan judul Desertasi “Pembelajaran Berbasis Kognitif Multimedia dan Kalbu Perspektif Al Qur’an”.

Desertasi Dr. Hb. Idrus Al Haddar, S.T., M.M berhasil dipertahankan didepan tim penguji yang terdiri dari Prof. Dr. H. M. Darwis Hude, M.Si. (Penguji I/Ketua Sidang), Prof. Dr. Hamdani Anwar, M.A. (Penguji II), Prof. Dr. H. Ahmad Thib Raya, M.A. (Penguji III), Dr. Akhmad Shunhaji, M.Pd.I. (Sekretaris Sidang), dengan Promotor I Prof. Dr. Armai Arief, M.A, dan Promotor II Prof. Dr. Made Saihu, M.Pd.i., hingga resmi meraih gelar Doktor ke-250 pada Program Pascasarjana Universitas PTIQ Jakarta Pada hari Senin, 23 Oktober 2023.

Sidang yang dilaksanakan secara tatap muka di Universitas PTIQ Jakarta turut dihadiri secara langsung oleh Keluarga Besar Yang Mulia Dr. Hj. Umi Waheeda binti H. Abdul Rahman, S.Psi, M.Si serta segenap dosen STAI Nurul Iman dan dewan Asatidz/Asatidzah Pondok Pesantren Al-Ashriyyah Nurul Iman mengikuti ujian berlangsung hingga akhir.

IMBANGI JAKARTA GLOBAL UNIVERSITY (JGU), STAINI LOLOS BABAK 16 BESAR PIALA MENPORA 2023

Jakarta_ Pertandingan ketiga Piala Menpora 2023 mempertemukan STAINI dengan Jakarta Global University (JGU) di stadion Universitas Muhamadiyah Jakarta. STAINI hanya membutuhkan hasil imbang untuk bisa lolos ke babak 16 besar. Pada pertandingan pertama STAINI berhasil menang atas STKIP Indramayu dengan 4 gol tanpa balas. Namun dipertandingan kedua Pemain STAINI tidak dapat membendung para pemain UPI Bandung dan berakhir dengan kekalahan 2 – 0. Sementara UPI yang telah mengantongi 2 kemenangan memastikan diri menjadi juara group. STAINI dan JGU dipaksa melakukan pertandingan head to head yang akan menjadi penentu siapa team terbaik dan menemani UPI lolos dari group H. JGU sendiri membuka pertandingan dalam kejuaraan ini dengan mengalami kekalahan telak 7-0 dari UPI Bandung. Beruntung pada pertandingan kedua mereka berhasil mempertahankan keunggulan 2-1 atas STKIP Indramayu hingga akhir laga. Dengan point sama 3 STAINI dan JGU merasa memiliki kesempatan yang sama namun dengan skema berbeda untuk dapat lolos. STAINI cukup hasil imbang jika ingin memuluskan jalannya bertahan dalam kompetisi ini, karena denganpoint 4, STAINI memiliki selisih gol yang lebih baik. Sebaliknya JGU harus memenangkan pertandingan sebab jika hasil imbang mereka hanya akan menempati posisi ketiga dan dipastikan gugur karena minus dalam perbendaharaan gol yang dimiliki.
Target lolos dari fase group terlihat cukup memberikan beban bagi anak2 besutan pelatih Abu Huzaefah. Hal ini terlihat ketika babak pertama dimulai sampai dengan sepanjang pertandingan mendekati selesai. Ditambah lagi gawang STAINI harus bobol pada menit ke 7 dari sepakan jarak jauh hasil tendangan bebas dari pemain Jakarta Global University (JGU) yang merubah skor menjadi 0 – 1. Banyaknya pasing yang salah membuat lawan semakin leluasa memberikan tekanan hampir di 45 menit pertama.

STAINI sebenarnya diuntungkan pada pertengahan babak pertama dengan dikeluarkannya fullback kanan JGU setelah melanggar dengan keras, mengangkat kaki terlalu tinggi dan mengenai wajah dari bek sayap Nurul Iman. Pelanggaran tersebut menyebabkan pemain Nurul Iman harus diganti karena tidak dapat melanjutkan pertandingan. Sayang sampai penghujung babak pertama, kesempatan bermain dengan melawan 10 pemain lawan masih belum bisa dimanfaatkan untuk merubah skor.

Drama di penghujung laga bawa STAINI menjadi Runner Up dan berhak lolos dari fase group


Pada babak kedua Pelatih merubah sedikit taktik untuk meredam serangan lawan dan memanfaatkan kelebihan pemain untuk mencari hasil imbang. Memasukan Rayhan di posisi fullback kanan menggantikan Erick yang berperan sebagai pengatur serangan dan mendorong Abdullah bek yang beroperasi di sebelahkanan menjadi gelandang. Di posisi depan striker Ayas yang kesulitan mendapatkan ruang sebagai striker tinggal digeser ke penyerang kanan dan Romadhon nampak berpindah menjadi penyerang kiri dengan Zidan yang memainkan peran sebagai false number 9 cukup membuat aliran bola lancar berpindah dari bertahan ke menyerang.
Namun alih-alih menyamakan kedudukan gawang STAINI justru kebobolan untuk yang kedua kalinya setelah kesalahan pemain Rayhan yang masuk pada babak kedua salah mengantisipasi bola yang datang dan berhasil direbut lawan. Kesalahan itupun dimanfaatkan oleh playmaker dari JGU memberikan umpan silang yang cantik kepada sayap kanan yang tidak terkawal. Penjaga gawang Nurul Iman terkecoh dengan pergerakan pemain lawan yang justru mengalirkan assist ke striker JGU yang bebas berdiri sendiri setelah lolos dari jebakan offside pemain belakang Nurul Iman. Skor berubah menjadi 2 – 0 JGU unggul atas Nurul Iman.
Dari sisi permainan di babak kedua sebenarnya Nurul Iman lebih banyak menguasai bola dengan umpan satu dua yang cukup rapi, namun sayang keasyikan menyerang membuat pertahanan yang digalang Abdul Rifki Rosyadi dan Wilang harus kebobolan lagi.

Pada 15 menit terakhir permainan menjurus sedikit kasar dari para pemain JGU yang tampak sudah berada di atas angin, justru permainan lebih tenang tanpa beban ditunjukan oleh para pemian Nurul Iman setelah tertinggal 2 gol. Hasilnya Romadhon mampu menusuk pertahanan lawan dengan melewati tiga pemain dari sebelah kanan pertahanan JGU dan melakukan tendangan plassing melengkung menembus gawang sebelah kiri dari luar kotak penalty. Skor berubah menjadi 2-1. Drama terjadi si penghujung babak kedua, melalui Abdullah yang memberikan umpan panjang ke sebelah kiri pertahanan JGU dan langsung dimanfaatkan oleh Ayyas yang lepas dari kawalan ketat bek lawan untuk menerima bola dan menggiringnya ke kotak pinalty untuk menjebol gawang JGU dan gol pun tercipta. Hasil ini cukup untuk membawa STAINI masuk ke 16 besar piala Menpora 2023 yang diikuti oleh Mahasiswa dari Universitas se Jabodetabek dan Jawa Barat. Dengan hasil akhir point 4 dari 3 kali bertanding, satu kali menang, satu kali kalah dan satu kali imbang dengan jumlah gol memasukan lebih baik dari JGU. Pada perdelapanfinal STAINI akan menghadapi Universitas Darma Persada yang mencukur habis lawan-lawannya pada penyisihan group G.

REFLEKSI PENINGKATAN KOMPETENSI DOSEN

Peningkatan-Kompetensi-Dosen-Pemula

Bandung – Sekolah Tinggi Agama Islam (STAI) Nurul Iman, Parung-Bogor menugaskan dua dosennya, yakni Nur Isyanto, M.Pd dan Nurkholis Sofwan, M.Ag, untuk mengikuti program Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP) 2023 di Grand Hotel Preanger Bandung pada Senin hingga Sabtu, 14-19 Agustus 2023. Salah satu materi yang dibahas dalam kegiatan tersebut adalah berkaitan tentang upaya meningkatkan kompetensi dosen di Perguruan Tinggi.

Hal ini tentu sangat menarik untuk dipelajari dan dikembangkan di lingkungan STAI Nurul Iman, yang notabene memiliki ciri khas dan karakter yang sangat berbeda dengan kampus-kampus lainnya. Di kampus ini, para Dosen dituntut untuk mengelola pembelajaran agar mahasiswa yang sekaligus sebagai santri tersebut dapat menguasai materi pembelajaran dan cakap dalam sikap maupun keterampilan.

Dalam upaya mewujudkan cita-cita pembelajaran tersebut, maka dibutuhkan peningkatan kompetensi dari setiap dosen. Adapun Kompetensi pertama yang harus ditingkatkan oleh seorang Dosen adalah Profesionalitas. Seorang Dosen akan dianggap professional jika ia mengajarkan ilmu sesuai dengan kapasitas dan keahlian di bidangnya. Ia akan mampu menjelaskan materi dengan begitu luas dan mendalam kepada para mahasiswanya karena ia betul-betul menguasai ilmu tersebut. Inilah yang kemudian dalam istilah akademik disebut linear, yaitu selaras antara apa yang dikuasai dengan apa yang diajarkan.

Kompetensi kedua yang harus dikuasai seorang dosen adalah Pedagogik. Istilah pedagogik sering dikaitkan dengan keterampilan atau kemampuan Dosen dalam mengatur dan mengelola proses pembelajaran. Dosen juga dituntut untuk menguasai kemampuan dalam melakukan interaksi belajar mengajar di dalam kelas, termasuk memahami psikologi mahasiswa dalam proses pembelajaran. Inilah PR terbesar yang diemban para Dosen di lingkungan STAI Nurul Iman, mengingat para mahasiswa juga merupakan santri yang memiliki jadwal cukup padat di pesantren, terbatasnya fasilitas pembelajaran, serta melekatnya tradisi dan peraturan yang tidak boleh dilanggar mahasiswa sebagai seorang santri, seperti larangan membawa barang-barang elektronik, dan sebagainya.

Dosen yang kompeten juga dituntut untuk cakap di bidang sosial. Ia harus menunjukkan bahwa dirinya memiliki peran yang signifikan dalam kehidupan sosial masyarakat. Hal ini sejalan dengan Tri Dharma Perguruan Tinggi yang ketiga, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Dengan berperan aktif di masyarakat, seorang dosen akan dibutuhkan dan bermanfaat bagi lingkungan sosialnya, baik di bidang sosial, seperti pengentasan kemiskinan, mengingat STAI Nurul Iman adalah perguruan tinggi yang didukung dengan entrepreneurship. Bidang agama, misalnya mengisi pengajian-pengajian di majelis taklim, khutbah, dan sebagainya. Dosen juga dapat melakukan pembangunan sumber daya manusia, seperti memberikan pelatihan dan keterampilan kepada masyarakat agar mereka mandiri dan mampu bersaing dengan masyarakat lain.

Selain itu, kompetensi dosen yang harus ditingkatkan adalah soal kepribadian. Seorang Dosen harus memiliki karakter dan pribadi yang dapat dijadikan contoh dan inspirasi bagi mahasiswanya, mulai dari kedisiplinan, kepemimpinan, manajemen pembelajaran, dan sebagainya. Kepribadian dosen sangat dibutuhkan untuk mengatasi setiap persoalan yang muncul dalam proses pembelajaran. Dosen mampu memahami kapan ia harus bersikap tegas, lembut, dan sebagainya kepada para mahasiswa.

Komptensi yang tidak kalah penting untuk ditingkatkan para Dosen STAI Nurul Iman adalah kompetensi spiritual. Dosen harus menyadari bahwa tugasnya dalam mengajar merupakan bentuk pengabdian kepada Allah Swt. Mengajar dengan rasa tulus ikhlas akan mengantarkannya pada keberkahan ilmu. Mengajar pada dasarnya bukan untuk mencari “materi”, melainkan untuk mengabdi dan mendapatkan ridha Allah Swt. Orang yang niatnya untuk mengabdi kepada Allah Swt, maka dunia seisinya akan melayani dan mencukupinya. Ini sejalan dengan semangat dakwah Habib Saggaf dan Umi Waheeda, yaitu mengabdi kepada Allah Swt dan meneruskan perjuangan dakwah Rasulullah Saw. [NS]

Bandung, 14 Agustus 2023
Oleh: Nurkholis Sofwan, M.Ag

AKREDITASI JURNAL AL ASHRIYYAH MERAIH PERINGKAT 5 SINTA

Jurnal-Al-Ashriyyah-Nurul-Iman

Bogor-— Alhamdulillahi Robbil’alamiin, ucapan syukur yang tidak henti-hentinya kami ucapkan atas segala karunia yang Allah SWT berikan kepada kami, keluarga besar STAI Nurul Iman Parung Bogor. Kabar bahagia hadir bersamaan dengan keluarnya pengumuman dari Kemenristekdikti tertanggal 11 Mei 2023 dengan Nomor. 79/E/KTP/2023 perihal pemberitahuan hasil akreditasi jurnal ilmiah periode 1 Tahun 2023, Jurnal Al Ashriyyah yang diterbitkan oleh STAI Nurul Iman parung Bogor berhasil masuk peringkat 5 (lima) SINTA.

Sebagaimana disebutkan dalam Permen Ristekdikti No. 9 Tahun 2018 Tentang Akreditasi Jurnal Ilmiah bahwa Jurnal ilmiah adalah bentuk pemberitaan atau komunikasi yang memuat karya ilmiah dan diterbitkan berjadwal dalam bentuk elektronik dan atau tercetak yang berfungsi untuk meregistrasi kegiatan kecendekiaan; mengarsipkan temuan hasil kegiatan kecendekiaan ilmuan; mengakui hasil kegiatan yang memenuhi persyaratan ilmiah; mendiseminasikan hasil kegiatan kecendekiaan; mendiseminasikan hasil pengabdian kepada masyarakat; dan melindungi hasil karya peneliti/cendekiawan. Sedangkan akreditasi jurnal imiah dilakukan dengan tujuan untuk  meningkatkan mutu dan relevansi jurnl ilmiah; dan daya saing indonesia. Dengan telah terakreditasinya jurnal Al Ashriyyah pada peringkat 5 SINTA menandakan bahwa eksistensi jurnal Al Ashriyyah telah diakui sebagai jurnal nasional yang terakreditasi.

Prestasi yang membagakan sekaligus sebuah awal untuk lebih baik lagi dalam pengelolaan jurnal online dengan kualitas artikel yang baik dan memberikan manfaat bagi keilmuan di bidang Komunikasi. Harapan besar kedepan, semoga jurnal Al Ashriyyah semakin lebih baik, dan mampu memberikan kontribusi keanekaragaman hasil penelitian di bidang komunikasi yang bermanfaat untuk meningkatkan pengetahuan di bidang komunikasi.

Red. Mohamad Safi’i

VISITASI MONITORING DAN EVALUASI KOPERTAIS WILAYAH II JAWA BARAT 2023

SNI05698-min

Tim Monev diterima langsung oleh Wakil Ketua I, Wakil Ketua III, Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab, Kaprodi Ahwal Al Syakhsiyyah, Kaprodi Ilmu Al Qur’an dan Tafsir serta seluruh Dosen dan Tenaga Kependidikan STAI Nurul Iman Parung Bogor dengan penuh keakraban dan kehangatan.

Visitasi-Kopertais-2023Dalam sambutannya Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor Bpk. Dr. Ali Mutakin, M.A., Hk. menyampaikan sangat berterimakasih dan merespon positif atas kunjungan Tim Monev PTKIS Kopertais Wilayah II Jawa Barat. Selain itu, Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor juga menjelaskan profil STAI Nurul Iman Parung Bogor.

Visitasi-Kopertais-2023“Alhamdulillah hari adalah visitasi yang sangat spesial, karena beliau Bpk. Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag dating ke STAI Nurul Iman didampingi oleh putra tersayangnya yang baru lulus S2 dari Rusia, dan insyaalloh nanti bulan oktober akan berangkat kembali ke Rusia untuk melanjutkan Program S3 Nya, semoga nanti bisa berbagi ilmu untuk kita semuanya terkait dengan pengalaman dan hal hal yang baru.”

Visitasi-Kopertais-2023Lebih lanjut, Wakil Ketua I STAI Nurul Iman Parung Bogor menjelaskan rencana strategis serta Road Map STAI Nurul Iman Parung Bogor. “Insyaallah bulan agustus kita akan mengajukan Reakreditasi dan membuka Program Pasca Sarjana S2. Untuk itu, kami memohon saran dan masukan dari Tim Monev agar STAI Nurul Iman bisa bertransformasi sesuai Road Map yang telah dibuat”.

Sebetulnya konteks kedatangan kami disini lebih pada ingin bagaimana kita berurun rembuk untuk menata perguruan tinggi kita kedepan. Karena bagi saya semakin perguruan tinggi maju kopertais juga akan kena harum. Dan hari ini kita melaksanakan monev, serta memberikan pembinaan dan pemberdayaan.  Ada empat pilar yang ingin saya sampaikan untuk mengembangkan PTKI: 1) Manajemen Berbasis Teknologi, 2) Kurikulum Berbasis Qur’ani, 3) SDM Berbasis Publikasi, 4) Kerjasama Berbasis Internasional”. Tutur Prof. Dr. H. Muhtar Solihin, M.Ag

Visitasi-Kopertais-2023Kegiatan Monev ini diakhiri dengan do’a dan penyerahan cenderamata kepada Tim Monev serta foto Bersama.

Red. Mohamad Safi’i

STAI NURUL IMAN BOGOR GELAR PODCAST LINTAS PRODI

podcast -TAINI

Foto PodcastSTAI Nurul Iman Bogor yang didukung oleh Dewan Eksekutif Mahasiswa dan Himpunan Mahasiswa Jurusan menyoroti pentingnya bagi Mahasiswa dan kampus untuk meningkatkan keaktifan dalam kegiatan akademik mengenai program studi kuliah dengan menyampaikan keunggulan masing-masing prodi; Pendidikan Bahasa Arab, Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir, dan Ahwal Asy-Syakhsiyyah sebagai bentuk pengabdian dan cinta mahasiswa kepada kampusnya. Berdasarkan hal tersebut STAI Nurul Iman Bogor menggelar kegiatan tersebut dalam bentuk yang sederhana tapi nyaman bagi pendengar yang disebut “Podcast Lintas Prodi Sekolah Tinggi Agama Islam Nurul Iman” Bogor, (24/07/23).

Kegiatan ini disenggelarakan pada tanggal 02 Januari 2023 pada saat jam istirahat perkuliahan, digelar secara terbuka bebas (outdoor) di halaman kampus mereka. Setiap mahasiswa jurusan menjadi pendengar setia untuk podcast prodinya masing-masing. Ustadz Parhan, M.Pd (Kaprodi Pendidikan Bahasa Arab) sebagai pencetus awal dari kegiatan podcast ini telah sukses memberikan pengaruh kuat dari kegiatan ini kepada mahasiswa dan kampus. Mahasiswa menjadi hyperaktif dalam berinteraksi dan berdiskusi mengenai pendapatnya masing-masing secara publik di halaman kampus.

Selama kegiatan berlangsung, Materi dipaparkan secara menarik oleh masing-masing pemateri dari setiap prodi. Pendengar ataupun pembicara sangat menikmati proses obrolan ini sampai selesai, pendengar podcast sangat antusias ketika mendengar dan berbicara.

Podcast 1“bahasa Arab sudah sangat berkembang pesat di seluruh dunia, kalian yang belajar bahasa Arab di STAI Nurul Iman sudah banyak peluang untuk berkarir hanya bukan di negara Arab tetapi di negara-negara lainnya seperti Prancis, Amerika, dan Inggris. Sudah banyak profesi yang memerlukan bahasa Arab sebagai pengantarnya, bahasa Arab dibutuhkan dimana-mana karena Islam sudah tersebar di seluruh dunia”. Papar Ustadz Syabani Aly (Dosen Negara Tanzania) selaku pemateri podcast prodi Pendidikan Bahasa Arab mengenai “Budaya Bangsa Arab di Dunia”.

Podcast 2Sedangkan Bapak Nur Kholis Sofwan, M.Ag selaku pemateri podcast prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir dengan tema Orientalis Al-Qur’an mengatakan bahwa “ketika ada suatu kajian ilmiah baik itu sejarah atau kritik teks, maka kita harus bisa menjawab dan menjelaskan dengan Al-Qur’an dan juga dengan jawaban ilmiah juga, jangan hanya berkoar-koar dalil Al-Qur’an tapi tidak ada penjelasan ilmiah, karena ada beberapa golongan orang yang membela ilmiah dan membela pula pendapat islam”.

podcast 3Adapun Podcast Prodi Ahwal Asy-Syakhsiyyah Ustadz Ihwanul Mu’adib, M.A selaku pemateri menyampaikan tentang filsafat ilmu dalam pemaparannya ia menyampaikan bahwa “Filsafat mencintai hikmah dan kebijaksanaan, ini adalah suatu hal yang baik yang harus kita tanamkan yang harus kita lestarikan dalam diri kita secara masif dalam kehidupan kita”.

Sedangkan tanggapan dari mahasiswa tentang kegiatan podcast ini sangat positif diantaranya :

podcast 4“Saya senang sekali mengikuti kegiatan podcast bahasa Arab ini, saya menikmati materi yang disampaikan menarik dan tidak monoton, hebat lanngsung dari pembicara asli orang Arabnya, saya kagum sampai saya tidak lupa untuk bertanya”. Ujar Akmal Mubarok salah satu peserta podcast dari mahasiswa prodi Pendidikan Bahasa Arab.

“menurut saya podcast membahas tentang orientalis ini sangat bagus dan menarik, karena biasanya kita kalau dengar podcast itu untuk hiburan, tapi ini kita bisa dapat pengetahuan luas yang menghibur dan menarik lewat podcast”. Ujar Ahmad Mapatih salah satu mahasiswa prodi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir pendengar setia podcast.

“akhirnya saya bisa memahami apa itu filsafat, saya senang sekali bisa mengikuti podcast yang seru ini, saya berterima kasih kepada kampus karena telah mengadakan acara podcast kali ini”. Ujar Rakha Diva Aulia selaku pendengar dari mahasiswa jurusan Ahwal Asy-Syakhsiyyah .

Dalam kesempatan lain Dr. Ali Mutakin, MA.Hk. selaku Waket I Bagian Akademik STAI Nurul Iman Bogor menyampaikan bahwa kegiatan podcast ini bisa continue dan berkelanjutan yang diungkapkannya “Saya harap kegiatan podcast ini bisa berjalan secara rutin dan terus berkelanjutan”.

Diharapkan setelah terlaksannya kegiatan podcast tersebut, baik Mahasiswa, Dosen, dan Kampus tetap berperan aktif dalam memberikan informasi bagi masyarakat luas.

 

Reported by. alpinzmm_

Supported by. STAI Nurul Iman Bogor

DEMA STAINI BOGOR

HMJ PBA

HMJ IQT

HMJ AS