PELATIHAN GOOGLE SITES DAN PERMULAAN SEMESTER GENAP TAHUN AKADEMIK 2020-2021

zoom

Nurul Iman News, (Selasa, 29/12/2020). Yayasan Al Ashriyyah Nurul Iman Islamic Boarding School mengadakan kegiatan pertemuan yang dilaksanakan pada hari Kamis, 24 Desember 2020, pukul. 09.00 – 13.00 WIB via Aplikasi Zoom , Adapun nama kegiatan ini yaitu : “Pelatihan Google Sites dan Permulaan Semester Genap Tahun Akademik 2020-2021 ”. Adapun tujuan kegiatan ini yaitu : Mengenalkan dan membiasakan Dewan Guru/Dosen dalam menggunakan aplikasi Google Sites & memperkenalkan sistematika penilaian serta beberapa media penunjang pembelajaran via Daring (online). Para peserta adalah Dewan Pengajar dan Dosen dari tingkat SD, SMP, SMA dan STAI Nurul Iman. Dengan tema  “Pembelajaran Daring yang Efektif dan Efesien”. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Yang Mulia Dr. (Cad) Umi Waheeda binti Abdul Rahman, S.Psi., M.Si.

Pendidikan sebentar lagi memasuki tahun ajaran baru 2020/2021 tepatnya semester II atau semester Genap. Pada tahun ajaran baru saat ini berbeda dengan tahun sebelumnya, dimana kita semua masih dalam suasana pandemi. Situasi seperti ini menghambat perkembangan dan pertumbuhan, tidak hanya sektor ekonomi tetapi juga pendidikan. Sistem pendidikan di negara kita berubah sejak bulan Maret 2020 hingga sekarang. Kegiatan belajar-mengajar menyesuaikan dari tatap muka di dalam kelas menjadi kegiatan belajar-mengajar secara daring (online). Perubahan tersebut harap dimaklumi karena memang merupakan salah satu cara memutus rantai penyebaran virus, sehingga pembelajaran harus dilakukan di rumah.

zoom2Pemerintah melalui Menteri Kesehatan mengeluarkan Protokol New Normal untuk memulai tatanan baru bekerja, baik di kantor maupun industri. Protokol tersebut mengharuskan masyarakat kita agar hidup bersih dan menjaga kesehatan. Hidup bersih dimulai dari diri sendiri dengan selalu mencuci tangan dan memakai masker untuk menjaga kesehatan. Dalam protokol tersebut juga mengharapkan agar kantor dan industri kita menyiapkan tempat cuci tangan & menjaga jarak tetap harus dilakukan dengan memberi tanda di lantai. Kondisi masyarakat kita sekarang menjadi tiga kategori akibat dampak visus corona, pertama zona merah, kedua setengah zona merah dan setengah zona hijau dan ketiga zona hijau. Kondisi ini sangat mempengaruhi pergerakan masyarakat kita dalam melakukan aktivitas sosial termasuk melaksanakan pendidikan. Sehingga diperlukan panduan khusus dalam melakukan aktivitas agar penyebaran virus tidak semakin luas.

Dari uraian di atas maka timbul masalah pertama, bagaimana agar pelaksanaan kegiatan belajar-mengajar berjalan dengan baik?. Kedua, model pembelajaran apa yang digunakan agar peserta didik tidak terkena penyebaran virus corona? . Melihat kenyataan ini yang perlu kita perhatikan adalah pertama, memberikan masukan kepada pengambil kebijakan bagaimana agar pelaksanaan kegiatan belajar mengajar berjalan dengan baik. Kedua, memberikan masukan kepada pengambil kebijakan model pembelajaran apa yang digunakan selama menjalani kegiatan belajar mengajar agar peserta didik tidak terkena penyebaran virus corona.

Proses kegiatan belajar mengajar kondisi sekarang ini dapat kita lakukan dengan memperhatikan beberapa hal. Pertama adalah berkoordinasi dengan gugus satuan tugas Covid-19 mengenai kondisi bisa tidak dilaksanakan kegiatan belajar-mengajar. Berkoordinasi dengan satuan tugas Covid-19 ini sangat penting sekali dalam menentukan keberadaan kita saat ini. Dengan mengetahui kondisi keberadaan kita maka kita dapat membuat sebuah rencana kegiatan belajar mengajar. Kondisi suatu daerah dengan daerah lain berbeda, jika kondisi daerah tersebut zona hijau maka dapat melaksanakan kegiatan belajar di kelas. Pemerintah memberikan waktu kepada sekolah untuk mempersiapkan fasilitas protokol kesehatan di sekolah. Seperti tempat cuci tangan, hand sanitizer, penataan kelas dan penyemprotan disinfektan.

Dari beberapa kenyataan di atas kita sebagai para penerus bangsa yang berposisikan sebagai penggerak di bidang pendidikan perlu kiranya mengadakan kegiatan-kegiatan yang bersifat menumbuh-kembangkan minat, baik para pendidik atau peserta didik untuk senantiasa berkomitmen menjaga keberlangsungan pendidikan yang ada di Indonesia ini, tentunya dengan berbagai upaya yang tidak menyalahi aturan, baik dari pemerintah pusat maupun daerah yang berlaku saat ini. Red.